Rabu, 07 Juni 2017 - 14:38:02 WIB
Persiapan Lebaran, Al-Munajat Jadi Opsi Lokasi Sholat Idul Fitri
Diposting oleh : Administrator
Kategori: Berita Muna - Dibaca: 173 kali

Pemda Muna tengah merancang persiapan jelang Idul Fitri 1438 Hijriah. Masjid Al- Markaz Al-Islami Al-Munajat jadi pilihan untuk menggelar pelaksanaan sholat idul fitri. Jika terkabul maka pelaksanaan sholat idul fitri merupakan kali pertama digelar di Masjid yang diresmikan pada penutup tahun 2016 lalu. Sebelumnya peraayaannya ditempatkan di lapangan SOR Laode Pandu Raha. Namun opsi ini menuai pro dan kontra. Dalam rapat yang dipimpin Wakil Bupati Muna Abdul Malik Ditu di Aula Setda Muna, Selasa (6/6/2017) belum pasti menetapkan titik lokasi yang disepakati. Peserta rapat yang hadir sedikit banyak memberikan kekurangan dan kelebihan jika pelaksanaannya ditetapkan di Masjid Al-Munajat. Menimbang masukan peserta rapat, Wabup memutuskan turun lapangan guna memprediksi jumlah jamaah yang akan datang kelak. Begitupula dengan kondisi cuaca kedepan perlu mendapat pertimbangan juga. Kabag Kesra Setda Muna DR. H. Abdul Aziz Teo, MA mencoba meyakinkan peserta rapat perihal Al-Munajat sebagai tempat sholat Idul Fitri. Menurutnya masjid tersebut cukup layak dijadikan lokasi shokat Id. Masjid ini diperkirakan mampu menampung jamaah hingga ribuan. Semua sudut masjid akan dimanfaatkan sebagai tempat sholat. Baik lantai dasar maupun lantai dua. Dijelaskan bahwa beberapa bagian masjid mengalami masalah namun kendala itu sudah diantisipasi. Seperti halnya salah satu bagian plapfon yang sempat rubuh juga sedang direhab agar kembali kondisinya seperti semula. Begitupula diluar masjid yang sedang dikerjakan perluasan parkirnya. Seluruhnya bakal dilapisi dengan pelapis dari pavinblok. Sound Sistem juga akan dimaksimalkan lagi agar mampu didengar jamaah yang berada dilaur masjid. Aziz Teo kembali meyakinkan bahwa jamaah didalam masjid seluruhnya akan ditempati oleh laki-laki baik lantai satu maupun dua. Berikutnya lahan parkir atau tiang listrik depan masjid dan seterusnya bakal ditempati jamaah perempuan. Nah, karena masjid ini hanya memakai satu pintu masuk maka kemungkinan akan menutup jalur masuk jamaah laki-laki. Namun Aziz Teo memastikan itu tidak terjadi. Jalur masuk ini akan dibuka beberapa baris saf sebelum sholat dimulai sehingga memungkinkan jamaah laki-laki bisa lewat. Kemudian pintu masuk dari arah selatan atau atau samping pelabuhan akan ditutup dan dipakai untuk lokasi parkir kendaraan. Begitupun disebelah utaranya. Gerbang masuk ke SOR bakal ditutup. Seperti itu rancangan denah lokasi parkir. Pewarta : Eko Foto : La Kare

Copyright © 2017 By Dinas Kominfo Statistik dan Persandian Pemerintah Kab.Muna All rights reserved.