Selasa, 04 Juli 2017 - 06:30:30 WIB
Dirgahayu Kabupaten Muna Ke-58..!!
Diposting oleh : Administrator
Kategori: Berita Muna - Dibaca: 213 kali

4 Juli 2017 Kabupaten Muna membukukan angka kelahirannya ke-58. Peringatan ini merupakan tahun pertama masa kepemimpinan pasangan Rusman Emba dan Malik Ditu. Seiring dengan perjalanan waktu tanah sowite telah berusia lebih dari setengah abad. Diumur itu pula rentang panjang perjalanan penuh dengan romantika dan dinamika sejarah. Sebuah kabupaten yang dulu sangat besar, luas dan superior kini menjelma dalam pencarian kembali identitas dan jati diri usai melahirkan dua daerah baru yakni Buton Utara dan Muna Barat. Dalam konteks pencarian kembali identitas Muna inilah maka peringatan hari ulang tahun ke-58 ini menjadi bermakna. "Merangkai gagasan, menterjemahkan menjadi kinerja, membangun irama kebersamaan, melakukan adaptasi dan revitalisasi birokrasi serta meramu strategi mengatasi kapasitas fiskal yang defisit adalah sekelumit tantangan pada awal kami memulai pemerintahan. Menghadapi kenyataan terasebut sungguh kami terinspirasi oleh statemen Prof. F. Drucker, Tidak ada daerah yang miskin, yang ada adalah daerah yang tidak terkelola dengan baik," kata Bupati Muna Rusman Emba ketika mengucap sambutan pada Rapat Paripurna Istimewa DPRD Muna dalam rangka HUT Muna ke-58, Senin (3/7/2017) Perjalanan pemerintahan dan pembangunan kabupaten Muna secara perlahan mengalami geliat kemajuan walau masih banyak kondisi dan permaslahan yang muncul secara langsung maupun tidak langsung terhadap dinamika kehidupan masyarakat. Muna sesungguhnya punya potensi bila dibandingkan kabupaten lain. Keunggulan tersebut meliputi kekayaan sumber dalam alam, SDM, letak geografis yang yang strategis dan modal sosial. Aksebilitas daerah terus diupayakan dengan jalinan kerjasama Pemda dan PT (Persero) Garuda Indonesia. Bentuknya membuka rute penerbangan Raha-Makassar. Jika tak bekendala penerbangannya sudah dinikmati satu bulan kedepan. Begitupula penyeberangan Fery Raha-Pure juga terus dilakukan. Tahun 2018 Rute penyeberangan sudah dapat dinikmati. Begitupula pembangunan pariwisata. Sektor ini menjadi penting karena dengan pariwisata Muna dapat dikenal dengan potensi keindahan alam, budaya maupun kermahtamahan masyarakat. Dengan begitu daya tarik daerah menjadi kuat. Hal ini juga memudahkan Pemda untuk meyakinkan pemerintah pusat dan investor bahwa Muna punya surga tersembunyi di Kawasan Timur Indonesia. Tagline Mai Te Wuna yang menjadi viral dimedia sosial telah mendorong banyak pihak berkunjung. Mulai dari pejabat pemerintah dan televisi nasional. Pembangunan sektor pertanian dan peternakan merupakan upaya Pemda untuk mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat. Pada tahun 2017 Pemda mencanangkan gerakan penanaman jagung seluas 30.000 Ha. Bekerjasama dengan kementrian pertanian dan TNI. Perkebukan tebu juga sedang diupayakan realisasinya di Kecamatan Kontukowuna dan Kabawo. Perkebunan tebu menjadi investasi yang mampu memacu pertumbuhan ekonomi dan penyerapan tenaga kerja. Begitupula dengan pengembangan kawasan perkotaan. Kecamatan Katobu dan Batalaiworu tidak dapat lagi dijadikan pusat kawasan perkotaan. Pembangunannya harus berkembang dikecamatan sekitarnya. Diantaranya Kecamatan Duruka, Loghia dan Lasalepa. Kepadatan penduduk dan kebutuhan ruang baru untuk industri serta perdagangan maupun jasa mengharuskan Pemda melakukan pembangunan Kota Baru. "Sampai dengan menjelang berakhirnya tahun pertama pemerintahan, kami dengan bangga menyampaikan bahwa apa yang tela ditetapkan dalam visi misi dan dijabarkan dalam RPJMD telah berjalan pada arah benar. Walaupun mungkin ada sedikit adaptasi dan deviasi namun secara substantif tidak merubah orientasi yang ditetapkan," Ujar mantan Senator DPD RI. Target Pemda Muna angka pengangguran harus mampu diturunkan dalam tempo tiga tahun kedepan dari 2017 sampai 2019. Tahun 2015 pengangguran sebesar 5,07%. Tahun 2019 diharap bisa turun. Pemda yakin bisa turun melalui sektor unggulan pertanian, peternaka, perikanan, pariwisata dan jasa. Angka kemiskinan Muna tahun 2014 sebesar 41.320 atau 14,46% . Pemerintah optimis dengan kebijakan pro poor target penurukan angka kemiskinan dalam tiga tahun bisa tercapai. Pewarta : Eko Foto : La Kare

Copyright © 2017 By Dinas Kominfo Statistik dan Persandian Pemerintah Kab.Muna All rights reserved.