Sabtu, 19 Agustus 2017 - 06:50:59 WIB
Lembaga Adat Muna Dibentuk
Diposting oleh : Administrator
Kategori: Berita Muna - Dibaca: 213 kali

Pemerintah Kabupaten Muna menghadirkan sejumlah tokoh masyarakat untuk membentuk satu lembaga adat. Wadah ini didirikan sebagai penjaga peradaban nilai luhur adat istiadat masyarakat Muna yang saat ini nampak tertindas oleh kaki zaman. Wakil Bupati Muna Abdul Malik Ditu memberi arahan penting perihal pentingnya keberadaan lembaga ini. Harapan ini tentu seirama dengan keinginan Bupati Muna LM. Rusman Emba yang menginginkan lembaga tersebut segera berwujud. Pemda Muna dalam hal ini Bupati tengah mencari satu mitra yang bisa menjadi gerbong penggerak untuk melestarikan dan mengembangkan adat Muna. Diharapkan lembaga adat Muna ini bisa menjadi obat ditengah krisis nilai luhur adat Muna di zaman ini. Jika tak disegerakan, kedepan warisan budaya leluhur kelak akan punah. Anak Muna sebagai penerus generasi tak lagi kenal dengan adatnya. "Kalau ini tidak dibikin baik-baik, masa depan anak-anak kita tidak tau. Supaya anak-anak kita yang lahir di Jakarta bisa tau. Mereka bisa jadi motornya induknya di Muna. Kalau bisa buku-buju resmi yang keluar tentang adat muna seperti katoba bisa dari lembag ini," kata Malik Ditu ketika memberi arahan rapat pembentukan lembaga adat di Ruang Rapat Sekda Muna, kamis (10/8/2017). Sebagai bentuk keseriusan, pemerintah sudah mengalokasikan anggaran ditahun 2017 yang diperuntukan buat pendirian bangunan rumah adat. Realisasinya saat ini sedang dilakukan. Lokasi yang bakal digunakan itu tengah berlangsung proses penimbunan. Tempat ini berdampingan dengan gedung eks. BPD (Bank Sultra) jalan by pass raha. Rapat yang didampingi langsung Wabup ini berlangsung cukup sengit. Diskusi panjang dan debat tak terelakkan saat forum baru dibuka. Masing-masing tokoh masyarakat menyampaikan pokok-pokok pikirannya dalam forum. Perjalanan panjang diskusi akhirnya berujung. Peserta sepakat membentuk lembaga adat. Peserta kemudian membentuk formatur yang terdiri dari tujuh orang. Pada saat itu juga tim formatur bekerja menentukan komposisi organisasi. Tercatat Laode Sirad Imbo ditunjuk sebagai ketua lembaga adat, kemudian disusul dibawahnya LM. Ruslan Ibu. Menariknya juga dewan penasehat tercantum nama mantan bupati Muna dr.LM. Baharuddin sebagai koordinator. (eko)

Copyright © 2017 By Dinas Kominfo Statistik dan Persandian Pemerintah Kab.Muna All rights reserved.